Menu
(0232) 875847 info@stikku.ac.id
WhatsApp Image 2019 06 17 At 11.03.25

HALAL BILHALAL, MEMPERERAT SILATURAHIM DAN MENINGKATKAN KUALITAS KERJA

Kuningan – Pasca libur panjang Idul Fitri 1440 H Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan (YPBHK) dan Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kuningan, menggelar acara Halal Bilhalal di hari pertama masuk kerja di lapangan olah raga kampus STIKes Kuningan, Senin (17/06).

Acara Halal Bilhalal dihadiri oleh jajaran pimpinan YPBHK dan STIKes Kuningan, dosen, karyawan, mahasiswa dan para tamu undangan dari Pemerintahan Kecamatan Kadugede, POLSEK dan KORAMIL Kadugede juga beberapa institusi pendidikan dibawah naungan YBPHK. Dengan mengambil tema “Mempererat Silaturahim dan Meningkatkan Kualitas Kerja” diharapkan bisa menjadi spirit bagi seluruh staf maupun dosen di lingkungan Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan (YPBHK) untuk dapat meningkatkan silaturahim dan kualitas kerja.

Mengawali sambutannya, Ketua YPBHK Prof.Dr.Hj. Dewi Laelatul Badriah, M.Kes., AIFO memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H kepada seluruh karyawan dan dosen STIKes Kuningan. Sesuai dengan tema yang diambil dalam acara tersebut, beliau ingin kegiatan Halal Bilhala tersebut bisa menjadi ajang silaturahim untuk terus menebar kebaikan dan kinerja yang lebih baik demi kemajuan STIKes Kuningan sekaligus memohon doa restunya untuk pembangunan Masjid STIKes Kuningan yang akan dibangun dalam waktu dekat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Tisna Sutisna, S.Ag sebagai panitia Halal Bilhalal juga mengundang salah seorang penceramah sekaligus Dosen Agama di Prodi Keperawatan STIKes Kuningan,  Imam Nursuharno, M.Pd.I dari Ponpes Khusnul Khotimah untuk memberikan tausiah Halal Bihalal. Ia menjelaskan bahawa tema Halal Bilhalal sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kegiatan tersebut merupakan wujud dari ukhuwah atau mempererat tali persaudaraan diantara umat Islam.

Ia menambahkan, istilah Halal Bilhala pertama kali dicetuskan oleh salah seorang ulama yakni K.H Abdul Wahab Hasbullah pada masa kemerdekaan, tepatnya 1948 setelah tiga tahun Indonesia merdeka. Presiden RI memanggil beliau untuk membuat acara yang bisa mempersatukan para pemimpin bangsa, tidak hanya sekedar silaturahim akan tetapi bisa saling maaf-memaafkan untuk menyelesaikan problematika saat itu.

Selain bersalam-salaman dan saling memaafkan acara dilanjutkan dengan ramah tamah sambil menikmati hidangan yang telah disediakan dan ditemani dengan penampilan grup Marawis dari UKM GAMISKU yang membawakan lagu-lagu islami. (Humas)