Menu
(0232) 875847 info@stikku.ac.id
Ujikom

STIKKU Raih Peringkat Uji Kompetensi Tertinggi Di Wilayah III Cirebon

[stikku.ac.id] – Ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislative tingkat daerah, provinsi pusat serta utusan daerah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kuningan dikejutkan dengan berita gembira tentang pengumuman kelulusan uji kompetensi Ners Indonesia (24/04), dengan hasil yang memuaskan.

Ketua STIKes Kuningan, H.Abdal Rohim, S.Kp., MH mengucapkan selamat kepada para peserta Uji Kompetensi Ners Indonesia yang telah mengikuti Uji Kompetensi Ners Indonesia.

“Selamat kepada seluruh alumni STIKes Kuningan yang telah lulus uji kompetensi Ners Indonesia, semoga hasilnya bisa meningkatkan Standar Kompetensi Perawat Indonesia agar lebih professional.” ungkapnya

Uji Kompetensi merupakan proses untuk mendapatkan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki oleh seorang tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya dengan cara mengukur pengetahuan, keterampilan dan sikap tenaga kesehatan sesuai dengan standar profesinya, dengan tujuan untuk menjamin pelayanan kesehatan yang diberikan kepada  masyarakat aman dan berkualitas.

Kaprodi Profesi Ners, Ns.Yana Hendryana,M.Kep merasa bangga dan sangat senang mendengar berita kelulusan Uji Kompetensi Ners Indonesia yang diikuti oleh para alumni dari STIKes Kuningan.

“Kami sangat senang karena hasilnya sangat memuaskan, jika diprosentasekan rata-rata tingkat kelulusan peserta Uji Kompetensi Ners Indonesia dari STIKKU sebesar 70 %.” ucapnya

Salah satu indikator sebagai perawat professional yaitu jika perawat tersebut sudah memiliki  bukti Surat Tanda Registrasi (STR). Untuk mendapatkan STR maka ada fase yang harus dilaksanakan  oleh seorang perawat yaitu mengikuti Uji Kompetensi Perawat Indonesia.

Uji kompetensi dilakukan berdasarkan pada RISTEKDIKTI SK No. 152/PUK-Nas/IV/2001 dalam rangka penjaminan mutu dan standarisasi kompetensi lulusan pendidikan program Diploma III Kebidanan, Diploma III Keperawatan dan Profesi Ners. Hal ini juga diperkuat oleh standar yang telah dikeluarkan oleh organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), melalui Surat Keputusan Ketua Umum nomor 024/PP.PPNI/SK/K/XII/2009  tentang Standar Kompetensi Perawat Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1796 tahun 2011 tentang  registrasi tenaga kesehatan.

Sebagai bentuk akuntabilitas publik program Profesi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes)  Kuningan, menyampaikan hasil uji kompetensi Ners berdasarkan pada Lampiran Surat Keterangan RISTEKDIKTI SK No. 361/PUK-Nas/IV/2019 Tanggal 24 April 2019 dengan hasil yaitu sebagai berikut : dari seluruh peserta alumni Ners STIKKU yang mengikuti uji kompetensi Ners Indonesia (15-16/03) berjumlah 96 Orang, yang terdiri dari 50 orang First Taker (peserta pertama kali mengikuti uji kompetensi) dan 46 orang Retaker (peserta yang yang mengikuti ulang uji kompetensi).

Adapun hasil kelulusan yang dicapai dari 50 orang first taker Alhamdulillah lulus uji kompetensi dengan kategori Kompeten 100 %, sedangkan dari 46 orang retaker yang mengikuti uji kompetensi Ners yang lulus dengan kategori Kompeten sebanyak 17 Orang (37%) dan 29 orang (63 %) masih belum kompeten, Jika diprosentasekan rata-rata tingkat kelulusan peserta Uji Kompetensi Ners Indonesia dari STIKKU sebesar 70 %.

Program Studi Ners STIKes Kuningan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas jerih payah dari para Dosen Pembimbing yang senantiasa mendampingi peserta uji kompetensi Ners dari STIKKU dengan pendekatan berbagai aspek, karena kami meyakini salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan ini dikarenakan kerjasama tim yang baik (good team player), baik kerjasama antar Dosen Pembimbing Ners dan upaya-upaya yang dilakukan peserta uji kompetensi ners untuk mempersiapkan ujikom tersebut.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak kepada Ketua YPBHK Prof.Dr.Dewi Laelatul Badriah,M.Kes.,AIFO beserta pengurus YPBHK juga kepada Ketua dan Pimpinan STIKKU yang selalu memberikan arahan, support materil maupun non materil sehingga Uji Kompetensi Ners Indonesia dapat berjalan dengan baik.

Semoga kedepannya kami dapat meningkatkan kualitas pendampingan agar dapat menghantarkan semua alumni Ners menjadi kompeten tutur kaprodi Ners yang akrab dipanggil Kang Yana.  (Aria Pranata)