[stikku.ac.id] – Untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) melakukan English Proficiency Test (EPT) yaitu sistim pengujian kemampuan Bahasa Inggris bagi non native speaker bagi calon mahasiswa baru.

Test Profisiensi Bahasa Inggris (EPT) berlangsung di ruang kelas S.2 IKM STIKes Kuningan, Sabtu 12 September 2020 yang bekerjasama dengan Pusat Bahasa Universitas Kuningan untuk kedua kalinya bagi mahasiswa. Sebanyak 44 orang peserta mengikuti EPT yang dipandu oleh tim dari pusat Bahasa UNIKU yakni Endang Darsih, M.Pd (Dosen) dan Didin Jaenudin, S.Pd.I (Staf) dan Staf Prodi IKM STIKKu.

Ketua STIKes Kuningan, H. Abdal Rohim, S.Kp MH memantau langsung pelaksanaan test dan mengatakan bahwa test Bahasa Inggris sudah diwajibkan bagi calon mahasiswa STIKes Kuningan khususnya mahasiswa S.2 prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM).

“Test EPT itu merupakan tahapan yang harus diikuti setiap mahasiswa baru prodi IKM. Bagi yang cita-cita belajar atau bekerja dibidang kesehatan ke luar negeri, tentu harus menguasai Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional.” ujar Ketua mengharapkan.

Sekertaris Pusat Bahasa Universitas Kuningan, Endang Darsih, M.Pd membuka acara dengan memberikan penjelasan teknis pelaksaan tes EPT kepada mahasiswa, ia menjelaskan bahwa test tersebut akan dilakukan dengan 3 tahap yakni tes kemampuan Listening (50 soal), Structure (40 soal) dan Reading (50 soal) dengan rentang nilai antara 310-670 skor yang harus diperoleh oleh mahasiswa dengan waktu 115 menit atau kurang lebih 2 jam.

“Semoga kerjasama ini bisa semakin ditingkatkan, tidak hanya pengujian kemampuan Bahasa Inggris akan tetapi dalam bidang pelatihan TOEFL baik secara online maupun offline bagi mahasiswa S.1 maupun S.2”. ucap Endang

Sementara itu, ditempat terpisah Marwito W, M.Pd Kepala Pusat Bahasa UNIKU, menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa S.2 di STIKes Kuningan dilakukan secara serius guna mengukur kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa baru, nilai EPT yang diperoleh dijadikan sebagai salah satu acuan akademik bagi pengembangan STIKKu kedepannya. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bagian promosi dua institusi (Prodi S.2 IKM STIKKu dan Pusat Bahasa UNIKU) sebagai implementasi perjanjian kerjasama kedua belah pihak. (Humas)