[stikku.ac.id] – Sejumlah Bidan hadir dalam kegiatan sosialisasi pendidikan profesi Bidan yang dilaksanakan oleh Program Studi Profesi Bidan bertempat di lantai 3 kampus STIKes Kuningan, Kamis, (06/08).

Kegiatan diikuti oleh kurang lebih 44 Bidan se-kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kuningan, dan dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Cecep Heriana, S.KM.,MPH, Ketua Prodi Profesi Bidan, Siti Nunung N, S.ST., M.KM dan Ketua IBI Kuningan, Hj. Widyani AR, Am.Keb., S.Sos.

Dalam sambutannya, Ketua IBI Kuningan, Hj. Widyani AR, Am.Keb., S.Sos. menyampaikan bahwa Bidan sekarang tidak boleh ketinggalan zaman dan harus melanjutkan lagi ke pendidikan profesi Bidan terutamanya bagi bidan yang memiliki praktik mandiri.

“Salah satu tanggung jawab Bidan yaitu peningkatan kapasitas serta kompetensi diri yakni melalui penyetaraan Pendidikan baik S1 Kebidanan dan Profesi Bidan. Hal ini dilakukan agar para Bidan nantinya akan mendapatkan kesejahteraan 100% sesuai dengan apa yang atur dalam undang-undang nomor 4 tahun 2019.” ucap Ketua IBI Kuningan

Seiring dengan perkembangan zaman, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Cecep Heriana, S.KM MPH menyambut baik kehadiran para Bidan di kampus STIKKu yang bermaksud untuk melanjutkan studi ke profesi Bidan seraya memaparkan profil STIKes Kuningan dari mulai berdiri hingga saat ini memilik 7 program studi yang hampir semuanya sudah terakreditasi “B” dan capaian prestasi akademik dan non akademik dari para Dosen dan Mahasiswa STIKKes Kuningan.

Menurut Ketua Prodi Pendidikan Profesi Bidan, Siti Nunung N, S.ST., M.KM saat menjelaskan tentang pendadaran kurikulum dan lama belajar kepada para Bidan akan melanjutkan ke profesi Bidan bahwa lama belajar sekitar 3 semester atau kurang lebih 1,5 tahun dan akan mendapatkan gelar akademik (Bdn.) sampai para Bidan mengikuti uji kompetensi oleh karena itu setelah lulus nanti akan tetap dilakukan bimbingan atau pendadaran hingga dinyatakan kompeten pada Uji Kompetensi Bidan Indonesia (UKBI) oleh para Dosen STIKes Kuningan.

“Insyaallah, kurikulum yang sudah kami susun sesuai dengan kebutuhan dimasyarakat bahkan kami menitikberatkan pada asuhan perempuan dalam hal ini tertuang dalam visi prodi profesi Bidan yakni menjadi penyelenggara pendidikan profesi Bidan yang inovatif, bermutu dan unggul dalam pelayanan keluarga yang berbasis gender di Jawa barat tahun 2023.” ucapnya

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan, Prof.Dr.Hj.Dewi Laelatul Badriah, M.Kes AIFO menutup dengan sesi diskusi bersama membahas terkait prospek kedepannya seperti apa jika lulus dan memberi motivasi agar para Bidan semangat dalam menuntut ilmu tidak hanya sekedar mencari gelar semata akan tetapi mendapatkan ilmu pengetahuan yang akan didapatkannya saat kuliah nanti. (Humas)