[stikku.ac.id] – Dosen STIKes Kuningan kembali memberikan penyuluhan dalam program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) yang pada tahun 2020 dilaksanakan di desa Cipancur, Kecamatan Kalimanggis Kabupaten Kuningan.

Ai Nurasiah, S.ST,M.KM yang merupakan Dosen Kebidanan STIKes Kuningan memberikan sosialisasi 1000 hari pertama kehidupan (1000HPK) kepada masyarakat di bale desa Cipancur pada hari Jumat (28/08). Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan pembinaan kesehatan di desa Cipancur kecamatan Kalimanggis sebagai lokasi pelaksanaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat & Sejahtera ( P2WKSS) yang di selenggarakan oleh  Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (DPPKBP2A) Kab.Kuningan.

“Saya diberi tugas oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak untuk menyampaikan materi 1000 HPK dengan tujuan masyarakat dapat memahami pentingnya pengetahuan tentang 1000 hari pertama kehidupan dengan harapan warga dapat memahami peran TP PKK, BPD, Kader Posyandu tentang 1000HPK serta memahami kebutuhan ibu hamil, anak usia 0-24 bulan dalam masa 1000 HPK.” ucapnya

Kegiatan sosialisasi 1000HPK diikuti oleh 55 orang yang terdiri dari, TP PKK, Kader Posyandu, Forum Remaja Desa. Mereka adalah tombak utama atau garda terdepan  menuju keluarga sehat. Karena keluarga adalah lingkup pertama dan utama bagi anak untuk pertumbuhan dan perkembangan dan 1000 HPK ini menentukan masa depan anak-anak kita. Jika masa ini terlewati atau tidak maksimal maka anak akan rentan mengalami berbagai penyakit, keterlambatan dalam berfikir , komunikasi, gagal tumbuh dan berkembang (stunting). Karena fase 1000 HPK adalah saat hamil, saat anak usia 0-12 bulan, 13-24 bulan.

Peran TP PKK, kader posyandu harus aktif dan bersinergi dengan elemen desa dan masyarakat untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingya 1000HPK, sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan secara optimal dan menghasilkan SDM yang berkualitas di masa depan.