[stikku.ac.id] – Program studi kesehatan masyarakat STIKes Kuningan sukses menyelenggarakan Webminar tentang Visualisasi Data Epidemiologi Covid-19, Senin (18/05) yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia tercatat ada 40 orang dari berbagai daerah seperti Kuningan, Cirebon, Banjarmasin, Aceh, NTT hingga Papua.

Webminar yang pertamakalinya di gelar oleh prodi kesehatan masyarakat ini mengambil kajian tentang Epidemiologi Covid-19 : Visualisasi Data dan Best Practise Screening Pemudik yang saat ini sangat marak terjadi di Indonesia dengan menghadirkan narasumber Cecep Heriana, S.KM., MPH dan Hamdan, SKM., MKM dan dimoderatori oleh Muhammad Wildan Khaerudin.

Sementara itu tujuan diadakannya webminar ini untuk menjelaskan dan menggambarkan segala bentuk visualisasi data mengenai Covid-19 baik yang bersifat regional, nasional maupun internasional. Selain untuk menjelaskan tahapan-tahapan screening yang baik dan benar pada pemudik sebagai upaya pencegahan mata rantai penularan covid-19. Peserta yang mengikuti webminar ini didominasi oleh Mahasiswa S1 Kesehatan masyarakat, mahasiswa S2 IKM, akademisi kesehatan, praktisi kesehatan dan pegawai dinas kesehatan yang merupakan salah satu program kerja dari Departemen Epidemiologi Program Studi Kesehatan Masyarakat Stikes Kuningan.

Cecep Heriana, S.KM., MPH, Dosen Epidemiologi STIKKU yang juga pengurus IAKMI Kuningan menambahkan bahwa kajian Epidemiologi berperan penting dalam mendistribusikan masalah kesehatan dan dengan adanya Visualisasi Data dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat dalam situasi seperti ini.

“Epidemiologi yang memilki tugas diantaranya untuk mendistribusikan masalah kesehatan, maka distribusi ini bisa lebih optimal dengan visualisasi data yang menarik. Visualisasi Data diperlukan untuk dasar pengambilan keputusan yang cepat dalam situasi seperti ini,data epudemiologi dapat divisualisasikan dalam berbagai bentuk untuk memudahkan interpretasi, dengan tools yang tersedia seperti tableupublic, flourishstudio, datawrapper kita bisa visualisasikan berbagai jenis data epidemiologi seperti data kasus COVID-19 dengan karakteristik orang, tempat dan waktu sebagaimana konsep epidemiologi dekskriptif. Selain itu berbagai progam yang tersedia tersebut dapat juga digunakan untuk support sistem informasi kesehatan sehingga membantu petugas di lapangan” ucap Cecep yang saat ini tercatat juga sebagai mahasiswa S3 Ilmu Kesehatan Lincoln University Collage Malaysia.

Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fitri Kurnia Rahim, S.KM., MPHM merasa sangat bersyukur acara webminar dapat terlaksana dengan baik dan berterima kasih kepada semua partisipan dari berbagi daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini kegiatan webminar pertama prodi kesehatan masyarakat sudah dilaksanakan peserta datang dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Aceh, Banjarmasin, manado, NTT, NTB, Jateng, Jatim Papus, jabar dan terima kasih kepada para partisipan yang telah mengikuti Kajian Epidemiologi tentang Visualisasi Data Epidemiologi COVID-19 yang diselenggarakan oleh Departemen Epidemiologi Cluster of Public Health (PS. S1 Kesmas dan S2 Kesmas) STIKKU. Semoga bisa melaksanakan webimnar selanjutnya” ujar Fitri

Panitia penyelenggara webminar berharap agar apa yang telah disampaikan oleh para pemateri dapat bermanfaat bagi para audien karena topiknya  yang sangat menarik yaitu mengenai screening pemudik dan visualisasi data mengenai Covid-19 yang berkembang saat ini, sehingga dapat mengetahui perkembangan nasional hingga internasional. (Humas)