[stikku.ac.id] – Dalam rangka mendukung program Indonesia Bebas Stunting 2030, Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HIMAKESMAS) STIKes Kuningan menggelar acara Public Health Virtual Run 2020 yang dilaksanakan pada hari minggu, (08/11).

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional atau HKN yang akan dilaksanakan 12 November 2020 yang bertujuan untuk mengajak masyarakat agar memiliki budaya hidup sehat, dan meninggalkan kebiasaan atau perilaku yang kurang sehat. Kegiatan public health virtual run juga sebagai ajang untuk perkenalan dan sosialisasi antara mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat Se-Jawa Barat.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua STIKes Kuningan, H. Abdal Rohim, S.Kp MH pada pukul 06.00 dan dimulai pada pukul 06.45-09.00 wib, menurut Ketua STIKes Kuningan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk membantu program pemerintah yaitu Indonesia Bebas Stunting.

Fitri Kurnia Rahim, SKM, MPHM sangat mengapresiasi acara public health virtual run dan terbukti yang mendaftar sebanyak 40 orang mahasiswa kesehatan masyarakat se-wilayah jawa barat  dan masyarakat umum

“Acaranya sangat keren, bahkan sebanyak 40 orang sangat antusias mengikuti jalanya acara tersebut, semoga kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dimasa yang akan datang.” ucapnya

Public health virtual run 2020 memperbutkan juara 1 dan 2 kategori putera dan puteri dengan perolehan waktu tercepat, dan hasilnya diraih oleh kategori putera diraih oleh Fadlillah Nugraha dari UPI dengan catatan waktu 07.43 menit dan Helpy P dari Universitas Majalengka dengan catatan waktu 09.33 menit, sementara itu untuk pemenang Putri diraih oleh Sri Wulandari dari Majalengka dengan catatan waktu 13.30 menit dan Syifa Lailatul dari Stikes Respati Tasikmalaya dengan catatan waktu 14.51 menit

Ketua Pelaksana, Rita Nuryati, berharap kedepannya semoga dengan di adakannya kegiatan Virtual Run ini dapat membuat masyarakat sadar akan kesehatan dan selalu rajin berolahraga untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan melalui acara ini dapat menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia melalui penyebaran poster edukasi melalui sosmed oleh Peserta virtual Run 2020

Sementara itu Ketua Himakesmas STIKKU, Dimas Mahendra mengatakan bahwa dengan dihelatkanya kegiatan ini, semoga dapat memberikan semangat masyarakat untuk gerak berolahraga dan senantiasa hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan kampanye poster Indonesia bebas stunting, dengan poster stunting yang disebar itu semoga masyarakat dapat teredukasi akan pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan. (Dimas)