Menu
(0232) 875847 info@stikku.ac.id
WhatsApp Image 2019 09 13 At 15.54.31

Dua Penulis Muda STIKKU Mendapat Apresiasi dari Penulis Nasional, Gol A Gong.

[stikku.ac.id] – Dua orang mahasiswa program studi kesehatan masyarakat  STIKes Kuningan, Dianvi Sukma Melati dan Nabila Amalia Aziz mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan sharing tentang dunia kepenulisan dengan penulis nasional, Heri Hendrayana Haris atau biasa dikenal dengan nama penanya Gol A Gong dalam rangkaian tur gempa literasi guna meningkatkan Gerakan Literasi Nasional di Jawa Barat yang dilaksanakan di Waroeng Ilmu, Kabupaten Kuningan Kamis (12/09).

Dunia kepenulisan memang sangat menarik dan menjadi sorotan bagi siapapun yang menggeluti dunia tulis menulis, tak terkecuali dua mahasiswa STIKKu Dianvi dan Nabila yang baru saja menerbitakn buku pertama mereka yang berjudul “Perempuan dalam lukisan” dan “Menenun Rinai Hujan” yang merupakan buku antologi cerpen hasil dari pelatihan menulis secara online.

Ketua STIKes Kuningan, H. Abdal Rohim menyampaikan rasa bangganya kepada mahasiswa STIKKU yang telah berhasil membuat buku dan menginspirasi mahasiswa lainnya.

“Selamat untuk dua orang mahasiswa STIKKU yang telah menerbitkan buku, semoga karya-karyanya bisa memberi motivasi bagi mahasiswa dan dosen untuk semangat lagi dalam membuat buku.” ucap Ketua

Buku cerpen “warna dan perjalanan“ yang ditulis oleh Dianvi Sukma Melati menceritakan tentang perjalanan hidup seorang anak broken home yang berusaha untuk tetap melanjutkan sebuah mimpi dan tegar walau dalam keadaan keluarga yang runtuh dan berusaha untuk menjadi seperti anak-anak lain.

“Buku ini adalah buku pertama yang benar-benar berarti bagi saya, walau mungkin belum sempurna, tapi ini menjadi pelajaran untuk saya semoga bisa memperbaiki tulisan-tulisan saya berikutnya” ujarnya

Sedangkan, Nabila Amalia Aziz mengungkapkan kebahagiaannya karena telah menerbitkan dua buah buku antologi cerpen berjudul Padang Patah Hati dengan cerpenya Terima Kasih Senja dan antologi puisi dalam buku “Menenun Rinai Hujan bersama Eyang Sapardi Djoko Damono, dll dengan judul puisinya “hujan dan secangkir kopi.”

“Harapan saya tentunya saya bisa terus berkarya, terus menulis, terus menginspirasi dan memotivasi banyak orang melalui tulisan dan kedepannya semoga saya bisa ikut andil dalam memajukan Gerakan Literasi di Indonesia khususnya di Kuningan dan impian jangka panjang saya yaitu bisa membangun rumah baca untuk semua kalangan, terkhusus anak-anak. pungkasnya saat ditemui oleh humas STIKKU.” pungkasnya saat ditemui humas.