(0232) 875847 [email protected]

[stikku.ac.id] – Program studi Kebidanan dan profesi Bidan menggelar pelatihan preseptor mentor guna meningkatkan kemampuan pembimbing praktek lapangan bagi mahasiswa kebidanan dan profesi Bidan. Acara dilaksanakan secara luring dan daring selama 3 hari yakni, 6-8 Januari 2023.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKu), Dr. H. Abdal Rohim, S.Kp., MH di ruangan Pascasarjana STIKes Kuningan. Dalam sambutannya, Ketua STIKKu berharap para peserta yang mengikuti acara tersebut agar dapat berdiskusi dan memanfaatkannya sebagai wahana silaturahmi, menambah pengetahuan dan pengalaman.

“Saya berharap teman-teman dapat mengikuti acara ini dengan baik dan dilaksanakan dengan baik pula setelah mengikuti acara ini. Tentunya acara ini akan memberikan ilmu dan pengalaman baru yang nantinya akan diimplentasikan pada saat membimbing mahasiswa praktek dilapangan. Jangan sungkan dan segan dalam berdiskusi karena sejatinya hal ini akan membuka hal-hal baru yang tidak kita pikirkan.” ucap Ketua

Pelatihan preseptor ini diikuti kurang lebih 53 peserta yang berasal dari Bidan di kabupaten Kuningan, kabupaten Tasikmalaya, kota Banjar, kabupaten Brebes dan kabupaten Ciamis. Dan menghadirkan 2 orang narasumber yakni Dr. Esti Nugraheny., M.Kes dan Dr. Yanti, S.ST., M.Keb. Para peserta akan mendapatkan berbagai macam materi dari narasumber selama 3 hari seperti; Pendidikan berkelanjutan bidan pada pendidikan jenjang profesi, model pembelajaran klinik dalam program pendidikan profesi Bidan, evaluasi pembelajaran klinik, strategi evaluasi dan asesmen pembelajaran klinik,  rencana pembimbingan dan kontrak belajar serta simulasi dan evaluasi. Semua materi dalam pelatihan ini diharapkan akan dapat membantu dalam kegiatan bimibingan bagi mahasiswa kebidanan dan profesi Bidan.

Russiska, S.ST., M.KM selaku ketua pelaksana berharap dengan adanya pelatihan ini dapat membantu para Bidan melaksanakan tugasnya saat membimbing mahasiswa di lahan praktek dan bisa meningkatkan profesionalismenya sebagai Bidan pada saat kegiatan bimbingan dilapangan. (Humas)